28 April 2018

Bahkan Terlalu Berharga

Aku tidak tahu mengapa diri
mudah larut dalam haru

Ini tentang kegemaranku
Ya, aku gemar sekali
Mengungkapkan perasaan
Lewat sebuah coretan

Aku pernah bertemu dengan beberapa orang
Memiliki rasa yang spesial pada mereka
Pernah menangis sekaligus tertawa
Bersama mereka.
Aku pernah.

Banyak yang sudah aku temui
Banyak yang aku pelajari
Tidak mengapa jika kamu berpikir
Aku bukan orang yang baik,
Karena memang begitulah adanya.

Kini, aku bertemu denganmu
dalam keadaan terburukku
Sungguh, apa yang kamu pikir tentangku saat ini
Aku terima,
Sebab sadar diri bukan makhluk
yang sempurna.

Ah, aku terlalu banyak bicara.
Sebenarnya aku hanya ingin menyampaikan
Betapa diri berterima kasih pada
pertemuan yang kita lalui
Itu banyak memberiku pelajaran yang
begitu berharga.
Bahkan, betapa berharganya itu
Aku tidak bisa untuk menuliskannya.
Terima kasih, kamu telah berhasil mengisi hatiku.

Kamu berhasil membuatku lupa betapa
payah ku pungut puing-puing hati yang kecewa.

Bahkan ini terlalu spesial, sebab
Kita tetap berdiri pada koridor masing-masing
Sesekali melantunkan salam, berkirim kabar.
Namun belakangan, aku percaya kamu selalu
mengingatku pada tiap-tiap perjumpaanmu pada
Sang Pemilik Hati kita
Kelak akupun begitu.

Bahkan terlalu berharga, sebab itu kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar